Arsitektur Hijau yang dimiliki Teknik Arsitektur Universitas Parahyangan telah berdiri sejak tahun 1984, rutin melakukan ekspedisi setiap tahunnya. Objek ekspedisi Arsitektur Hijau sendiri berupa kampung-kampung tradisional yang berada di Indonesia. Kampung-kampung ini menyembunyikan keindahan dalam segi budaya maupun alamnyayang begitu beragam, tetapi sayangnya tetapi sayangnya jarang ditemukan dan diketahui oleh masyarakat luas. Kegiatan Ekspedisi Arsitektur Hijau sendiri terdiri dari kegiatan pendataan dan pendokumentasian kampung-kampung yang didatangi, dimana kemudian dilakukan pengarsipan terhadap data-data yang didapat. Ekspedisi yang baru saja selesai dilaksanakan Arsitektur Hijau pada tahun 2016 bertempat di Sulawesi Tengah, Kampung Tau Taa Wana Posangke.

Pada kesempatan kali ini, Arsitektur Hijau ingin membuka diri kepada publik dengan membentuk wadah yan berfungsi sebagai sarana untuk berbagi ilmu pengetahuan dan mengenalkan kepada masyarakat mengenai objek vernakular yang berupa kampung-kampung adat Indonesia, dengan Vernacular Week.